FAQHubungiMaklumbalasPeta Laman
Pilihan Bahasa
msen
Saiz Teks

3 Cara Allah Mengabulkan Doa Hamba-Nya

(Oleh : Ustaz Hanafy bin Zakariya (Pegawai Mubaligh)

 

doa.jpeg

 

Allah SWT telah berjanji akan menerima doa-doa setiap hambanya sebagaimana ditegaskan dalam al-Quran,

 

وَقَالَ رَبُّكُمُ ٱدۡعُونِيٓ أَسۡتَجِبۡ لَكُمۡۚ إِنَّ ٱلَّذِينَ يَسۡتَكۡبِرُونَ عَنۡ عِبَادَتِي سَيَدۡخُلُونَ جَهَنَّمَ دَاخِرِينَ 

 

Maksudnya: “Dan Tuhan kamu berfirman: Berdoalah kamu kepadaKu nescaya Aku perkenankan doa permohonan kamu. Sesungguhnya orang-orang yang sombong takbur daripada beribadat dan berdoa kepadaKu, akan masuk Neraka Jahannam dalam keadaan hina.” (Ghafir: 60).

 

Begitu juga dalam hadis Nabi SAW:

 

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ يَتَنَزَّلُ رَبُّنَا تَبَارَكَ وَتَعَالَى كُلَّ لَيْلَةٍ

إِلَى السَّمَاءِ الدُّنْيَا حِينَ يَبْقَى ثُلُثُ اللَّيْلِ الْآخِرُ يَقُولُ مَنْ يَدْعُونِي فَأَسْتَجِيبَ لَهُ مَنْ يَسْأَلُنِي فَأُعْطِيَهُ مَنْ

يَسْتَغْفِرُنِي فَأَغْفِرَ لَهُ

 

“Dari Abu Hurairah RA bahawa Rasulullah SAW bersabda: "Rabb kita Tabaraka wata'ala setiap malam turun ke langit dunia ketika sepertiga malam terakhir, lalu Dia berfirman; Siapa yang berdoa kepada-Ku, niscaya Aku akan mengabulkan, siapa yang meminta sesuatu kepada-Ku, niscaya Aku akan memberinya dan siapa yang meminta ampun kepada-Ku, niscaya Aku akan mengampuninya." (HR: Bukhari)

 

Namun, perlu diketahui bahawa setiap doa yang kita panjatkan, tidak mesti dikabulkan sesuai dengan keinginan kita. Boleh jadi, Allah SWT mengabulkannya dengan cara lain. Nabi SAW menjelaskan bahwa ada tiga bentuk pengabulan oleh Allah SWT terhadap doa para hambanya sebagaimana terdapat dalam hadis berikut: 

 

مَا مِنْ مُسْلِمٍ يَدْعُو بِدَعْوَةٍ لَيْسَ فِيهَا إِثْمٌ وَلَا قَطِيعَةُ رَحِمٍ إِلَّا أَعْطَاهُ اللَّهُ بِهَا إِحْدَى ثَلَاثٍ إِمَّا أَنْ تُعَجَّلَ لَهُ

دَعْوَتُهُ وَإِمَّا أَنْ يَدَّخِرَهَا لَهُ فِي الْآخِرَةِ وَإِمَّا أَنْ يَصْرِفَ عَنْهُ مِنْ السُّوءِ مِثْلَهَا قَالُوا إِذًا

نُكْثِرُ قَالَ اللَّهُ أَكْثَرُ

 

“Tidaklah seorang Muslim berdoa yang tidak mengandungi dosa dan tidak bertujuan memutus silaturahim, melainkan Allah SWT akan mengabulkannya dengan tiga cara;

 

(1). Allah akan mengabulkan doanya dengan segera,

(2). Allah akan menyimpan (menjadikannya pahala) baginya di akhirat kelak,

(3). Allah akan memalingkan darinya keburukan seumpamanya.

 

Mereka (para sahabat) berkata: “Kalau begitu, kami akan memperbanyak berdoa.” Nabi SAW bersabda: “Allah akan banyak mengabulkan doa-doa kamu.” (HR: Ahmad – Sahih).

 

Melalui hadis di atas, kita diajarkan agar selalu berbaik sangka kepada Allah SWT ketika doa kita belum terkabul, kerana boleh jadi Allah SWT akan menjawabnya dengan salah satu dari tiga cara di atas.